Sejarah

International Program for Islamic Economics and Finance (IPIEF) diprakarsai oleh Masyhudi Muqorobin, M.Ec., PhD., yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jurusan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerja sama dengan jurusan Ekonomi Islam, Universitas Airlangga ( UNAIR), Surabaya. Dalam perkembangannya, UMY berjalan lebih awal dan peluncuran resmi pada bulan Juni 2009 oleh Dekan Fakultas Ekonomi UMY dan UNAIR, bersamaan dengan "Seminar Nasional Kurikulum Ekonomi untuk Tingkat Menengah yang diadakan di UMY".

Ditujukan terutama untuk menawarkan program komprehensif ekonomi Islam, perbankan dan keuangan di tingkat internasional yang mengintegrasikan teori ekonomi mainstream ke dalam paradigma ekonomi Islam, IPIEF adalah kelas internasional dari Jurusan Ekonomi Pembangunan yang saat ini telah mengakreditasi "A" berdasarkan National Badan Akreditasi (BAN-PT) Kementerian Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 1618 / SK / BAN-PT / Akred / S / VIII / 2016. Selain itu, dalam akreditasi sebelumnya pada 2011, program ini juga menerima "A" berdasarkan Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) No 025 / BAN-PT / Ak-XIV / S1 / IX / 2011.

IPIEF dirancang berdasarkan kurikulum komparatif standar internasional dalam Ekonomi Islam yang diajarkan di beberapa universitas terkemuka di dunia. Ini telah dikembangkan melalui sebuah lokakarya serial, dimulai dari "Workshop Epistemologi Ekonomi Islam", di UMY pada tahun 2003; "Workshop Khusus tahun 2006 tentang Ekonomi Islam" oleh Departemen Ekonomi, Universitas Islam Internasional Malaysia, dipandu oleh seorang ekonom Islam terkemuka, Prof. Dr. Muhammad Nejatullah Siddiqi dari Universitas King Abdul Aziz, Riyadh, Arab Saudi; dan workshop lainnya berlangsung di UNAIR Surabaya, pada tahun 2007.\

 

IPIEF Launching